Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? 

Posted on

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? 

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung?  newsweek.com

Transplantasi jantung adalah prosedur medis yang dilakukan pada pasien dengan penyakit jantung kronis. Mulai dari gagal jantung, penyakit jantung koroner, hingga kelainan aorta. 

Biasanya pasien yang mendapatkan penanganan ini sudah menjalani berbagai pengobatan dan operasi tetapi keadaannya tidak kunjung membaik. Walaupun termasuk operasi besar, transplantasi jantung ternyata memiliki tingkat kesuksesan yang cukup baik. 

Data dari International Society of Heart and Lung Transplantation menunjukkan bahwa tingkat bertahan hidup dalam setahun mencapai 84,5 persen, sedangkan dalam lima tahun sebesar 72,5 persen. Selain itu, 20 tahun setelah prosedur dijalankan, persentase pasien yang bisa bertahan hidup adalah 21 persen. 

Lalu sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh ketika menjalani operasi tersebut? Adakah efek samping dari prosedur ini? Berikut penjelasannya!

1. Jantung yang diberikan berasal dari orang yang sudah mati

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? unilad.co.uk

Pernahkah kamu berpikir dari mana asal jantung yang didonorkan? Jika transplantasi hati bisa dilakukan oleh orang yang masih hidup, transplantasi jantung ternyata tidak bisa. Pendonornya haruslah orang yang sudah mati atau mengalami brain dead (kematian otak). Jika tidak, bagaimana ia bisa melanjutkan hidupnya sendiri?

Fakta menarik lain dari hal ini adalah jantung manusia tidak bisa bertahan lama di luar tubuh. Dilansir dari MIT Technology Review, ia harus dimasukkan ke dalam mesin yang bernama “heart in a box”.

Terdapat penyuplai oksigen yang tersambung ke jantung sehingga ia bisa bekerja dengan normal. Jeda waktunya hanyalah enam jam, lebih dari itu, organ tersebut tak akan bisa berfungsi.

2. Tubuhmu akan disambungkan ke mesin pemompa darah

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? netdna-ssl.com

Ketika menjalani transplantasi, itu berarti bahwa organ harus dikeluarkan sementara dari tubuh. Sedangkan manusia tidak bisa bertahan tanpa jantungnya walaupun hanya beberapa detik. Lalu apa yang dilakukan para dokter untuk mengatasinya?

Ternyata tubuh kita disambungkan ke cardiopulmonary bypass machine, menurut laman Hopkins Medicine. Mesin tersebut mampu menggantikan jantung selama beberapa waktu. Ia bisa memompa darah serta mengatur sirkulasi darah ke seluruh tubuh. 

3. Jantung baru akan dijahitkan ke dalam rongga dada

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? self.com

Ketika jantung yang lama sudah dikeluarkan, dokter bedah akan menaruh jantung baru ke rongga dada. Proses ini sangat rumit mengingat ada banyak pembuluh darah yang harus disambungkan. 

Menurut laman Keck Medicine, dokter harus memotong bagian-bagian tertentu sehingga bisa muat ke dalam dada kita. Setelah itu, jantung akan dijahit agar tidak bergerak-gerak selama prosedur berikutnya. Pembuluh darah ternyata juga mendapatkan perlakuan yang sama. 

4. Lalu apa yang akan terjadi pada tubuh kita setelah jantung terpasang?

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? heart.org

Pada awalnya tubuh akan memasuki fase panik. Wajar saja, ada organ baru yang terpasang di dalamnya. Walaupun dibius, tubuh tahu bahwa ada hal besar yang sedang terjadi. Respons pertama yang akan dilakukannya adalah dengan mengirimkan sel-sel antibodi ke bagian jantung, menurut laman Children Somaha. Mereka bertugas untuk mempercepat proses penyembuhan.

Baca Juga: Dag Dig Dug, Ini 7 Jenis Penyakit Jantung yang Paling Banyak Terjadi

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

  • 7 Gejala Penyakit Batu Ginjal yang Mudah Dikenali, Kamu Sebaiknya Tahu
  • Ini 7 Obat Herbal yang Khasiatnya Terbukti secara Ilmiah, Pernah Coba?
  • 7 Penyebab Tidur Sambil Berjalan, Kamu Mungkin Tak Sadar Mengalaminya

5. Dokter akan menggunakan alat kejut jantung

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? stanford.edu

Setelah prosedur transplantasi selesai, yaitu ketika jantung sudah benar-benar terpasang, dokter harus memastikan aliran darah dapat berjalan dengan normal. Untuk melakukannya, mesin pompa jantung akan dicopot secara perlahan.

Dilansir dari Mayo Clinic, biasanya secara otomatis jantung langsung berfungsi secara normal. Namun ketika yang terjadi adalah sebaliknya, dokter akan menggunakan alat kejut jantung untuk merangsang organ tersebut.

6. Apakah transplantasi jantung menyakitkan?

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? heartfoundation.org.au

Transplantasi jantung tergolong operasi yang besar, jadi tentu pasien akan merasakan sakit setelah siuman dari efek obat bius. Jelas saja, tulang rusuk dipatahkan, ada banyak bagian yang dipotong, serta jantung baru dijahitkan ke tubuh. Namun tenang saja, semua pengorbanan tersebut sepadan dengan hasil yang didapatkan. Selain itu, biasanya sakit hanya akan berlangsung selama beberapa hari hingga minggu. 

7. Adakah kemungkinan tubuh menolak jantung baru tersebut?

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? healthline.com

Sebelum operasi, dokter sudah mencarikan jantung yang sesuai dengan kita. Indikatornya adalah kesamaan golongan darah serta ukuran tubuh. Ini untuk meminimalisasi kemungkinan penolakan. 

Satu hingga enam bulan pertama setelah transplantasi, tubuh biasanya masih menyesuaikan diri. T-cell, bagian dari sistem imun pun secara konstan menyerang jantung baru jika pasien tidak melakukan perawatan pascaoperasi dengan benar. 

Akan tetapi dokter memiliki cara untuk mengatasinya. Studi dari Cedars Sinai mengatakan bahwa pasien yang menjalani prosedur ini harus mengonsumsi obat sepanjang hidupnya. Ini dilakukan untuk menenangkan T-cell. 

8. Ada efek samping yang biasa dirasakan pasien transplantasi jantung

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? dailymail.co.uk

Ada sejumlah efek samping dari transplantasi jantung yang biasa terjadi selain penolakan. Dilansir dari National Health Service, berikut ini beberapa di antaranya:

  • Ketidaknormalan detak jantung;
  • Sulitnya jantung baru untuk bekerja dengan normal;
  • Lebih rentan terhadap infeksi;
  • Arteri yang menyempit;
  • Sistem imun sulit bekerja dengan normal.

Itulah kenapa penting untuk konsultasi dengan dokter dan berpikir matang-matang sebelum memutuskan untuk transplantasi. Penting juga untuk melakukan pemeliharaan jantung setelah prosedur dilakukan. Efek samping tersebut dapat dihindari dengan perawatan yang baik dan benar. 

9. Ada banyak perawatan yang harus dijalani seumur hidup

Apa yang Terjadi pada Tubuh Ketika Melakukan Transplantasi Jantung? medicalnewstoday.com

Ternyata perawatan pascaoperasi tidak hanya berupa obat saja. Pasien harus tetap kontrol ke dokter untuk check up secara rutin, olahraga yang tidak terlalu berat, serta perubahan pola makan. Itu semua dilakukan agar kesehatan tetap terjaga mengingat jantung hasil transplantasi biasanya lebih lemah.

Baca Juga: 7 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Penyakit Jantung, Coba Deh!

Telah dipublish di lIDNTimes