Lagi, Korban Meninggal Akibat Vape Bertambah, Total 7 Nyawa Melayang

Posted on

Lagi, Korban Meninggal Akibat Vape Bertambah, Total 7 Nyawa Melayang

https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 18 481 2106343 lagi-korban-meninggal-akibat-vape-bertambah-total-7-nyawa-melayang-zAqnC1iaAz.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Vape kembali memakan korban jiwa. Pejabat kesehatan di California, Amerika Serikat baru-baru ini mengonfirmasi pasien lain telah meninggal karena penyakit terkait vape.

Dengan begitu berdasarkan data, tercatat sudah ada tujuh orang meninggal karena penyakit paru-paru serius akibat penggunaan vape atau rokok elektrik.

Korban vape tersebut meninggal karena komplikasi. Petugas kesehatan masyarakat dalam pernyataan mengatakan, korban yang tidak diketahui namanya itu mengalami cedera paru parah.

Vape

Melihat kondisi ini, gubernur setempat Gavin Newsom, D mengambil tindakan eksekutif untuk menindak penggunaan rokok elektrik karena dilaporkan ada sejumlah kasus.

Menurut penghitungan terakhir Centers for Disease Control (CDC), setidaknya ada 380 kasus yang dilaporkan. Semuanya memiliki riwayat penggunaan vape dan sebagian besar menggunakan produk rokok elektrik yang mengandung THC.

Namun CDC memperingatkan para ahli kesehatan belum mengetahui penyebab penyakit-penyakit tersebut. Oleh karenanya belum ada produk rokok elektrik yang diisolasi.

Gubernur Newsom memerintahkan pejabat negara untuk mengurangi penggunaan vape pada pemuda.

Selain itu, dana sebanyak $ 20 juta atau sekira Rp281,1 miliar telah dialokasikan untuk kampanye peningkatan kesadaran di kalangan pemuda tentang bahaya vape. Terlebih tingkat merokok semakin tinggi menyusul adanya produk rokok elektrik beraroma tersebut.

 Vape

Gubernur Newsom mengatakan, dia tidak memiliki otoritas eksekutif untuk melarang penyebaran rokok elektrik beraroma.

Tapi dirinya ingin anggota parlemen negara bagian melakukan upaya terkait hal tersebut. Sebab upaya untuk melarang rokok elektrik menemui kegagalan di awal tahun ini.

Gubernur Newsom juga memerintahkan badan kesehatan masyarakat negara bagian untuk mengeksplorasi kemungkinan bahaya vape agar bisa memberi peringatan kepada toko penjual rokok elektrik tersebut.

Demikian pula dengan badan pajak negara. Mereka diminta melihat kemungkinan untuk meningkatkan pajak vape. Demikian seperti yang dilansir Okezone dari Gulf News, Rabu (18/9/2019).

1
3
  • #Bahaya rokok elektrik
  • #rokok elektrik
  • #Vape

Telah dipublish di lOkezone