Menperin: Esemka Ditunggu Barangnya

Posted on

Menperin: Esemka Ditunggu Barangnya

Logo Esemka

Photo :

  • viva.co.id/Dian Tami

VIVA – Masyarakat Indonesia sudah lama mendambakan kehadiran mobil nasional. Esemka sempat menjadi harapan, sebelum kemudian lenyap tak ada kabarnya selama bertahun-tahun.

Beberapa kali, mobil yang diduga sebagai Esemka tertangkap kamera dan gambarnya beredar di media sosial. Bahkan, merek tersebut juga masuk dalam daftar kendaraan yang bisa dijual di Indonesia, serta sudah lulus uji tipe.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, nama mobil Esemka sudah dikenal masyarakat. Namun, hingga saat ini belum terlihat secara jelas wujudnya.

“Esemka ini agak terkenal. Tinggal kita lihat, barangnya keluar kapan, Itu ditunggu, termasuk oleh media. Hari ini, kita lihat komponennya,” ujarnya di acara Pameran Industri Komponen Otomotif Kemenperin, Jakarta, Selasa 13 Agustus 2019.

Lihat Juga
  • Pekerja berjalan di depan deretan mobil Esemka di pabriknya di Sambi, Boyolali,

    Dirut Sebut Mobil Esemka Indonesia Banget

  • Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad

    Cerita Jokowi Deg-degan Naik Mobil Proton

  • Kendaraan AMMDes

    Enggak Cuma Murah, Kendaraan Buatan Lokal Ini Juga Bisa Disewa

  • AMMDes versi ambulans

    Kendaraan Buatan Indonesia Akan Dipakai Eks Jajahan Portugis

  • Kendaraan AMMDes

    Kandungan Lokal AMMDes Enggak Sesuai Harapan

  • Presiden Joko Widodo meninjau Stan AMMDES di GIIAS 2018

    Harga Kendaraan Buatan Indonesia Ini Cuma Rp70 Juta

Sementara itu, Direktur Utama PT Solo Manufaktur Kreasi, Eddy Wirajaya mengatakan, model pertama yang dihadirkan adalah Esemka pikap untuk komersial. Saat ini, mereka sedang menuju proses produksi massal.

Salah satu wujud nyata persiapannya, adalah dengan membuat letter of intent dengan perusahaan manufaktur lokal. 

“Kami mengundang supplier, untuk partisipasi mendukung kami. Komponen apa yang mereka produksi, supaya cocok dengan kebutuhan kami. Jadi, silahkan menawarkan produk mereka dengan ekonomis dan berkualitas. Apabila cocok, kami lanjutkan dengan agreement,” tutur dia. 

Sumber Viva