Embrio Bayi Tabung Tertukar, Wanita Ini Lahirkan Anak Kembar dari Pasangan Lain

Posted on

Embrio Bayi Tabung Tertukar, Wanita Ini Lahirkan Anak Kembar dari Pasangan Lain

https: img.okeinfo.net content 2019 07 10 481 2077129 embrio-bayi-tabung-tertukar-wanita-ini-lahirkan-anak-kembar-dari-pasangan-lain-uXxRpxWJmo.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Bayi tabung atau in vitro fertilization merupakan salah satu program kehamilan yang sering dipilih oleh pasangan suami istri untuk segera memiliki anak. Meskipun biaya yang dikeluarkan cukup besar, namun hal itu tidak menjadi hambatan. Akan tetapi, lain cerita jika hasil yang didapatkan tidak sesuai harapan.

Kejadian nahas menimpa pasangan di New York, AP dan YZ. Pasangan ini telah menikah sejak tahun 2012 tapi tak kunjung mendapatkan momongan. Akhirnya mereka memutuskan untuk melakukan program bayi tabung di sebuah klinik kesuburan. Pada awalnya proses berjalan dengan lancar. Sang istri yang merupakan keturunan Asia berhasil hamil, bahkan mengandung janin kembar.

 Prosedur bayi tabung

Betapa kagetnya pasangan ini saat tiba waktunya melahirkan ternyata anak mereka merupakan bayi dari pasangan lain. Semuanya terjadi karena pihak klinik salah memasukkan embrio ke rahim AP. Sekadar informasi, pada program bayi tabung, pembuahan sel telur oleh sel sperma dilakukan di luar dengan alat medis. Setelah pembuahan berhasil dan telur berkembang menjadi embrio, barulah dimasukkan ke rahim untuk proses kehamilan selanjutnya.

Kembali ke soal pasangan yang salah mendapatkan anak, merasa dibohongi mereka pun akhirnya menuntut klinik kesuburan. Menurut gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat, AP melahirkan dua bayi non-Asia yang masing-masing merupakan anak dari pasangan genetis berbeda yang juga merupakan klien di klinik kesuburan.

 Prosedur bayi tabung

Tak cukup merasa hancur karena melahirkan anak yang salah, pasangan ini dipaksa menyerahkan kedua bayinya kepada orangtua genetik asli. Tentunya hal itu terasa sangat menyakitkan karena mereka telah berjuang selama sembilan bulan dan menantikan kehadiran anak. Belum lagi mereka dilanda perasaan malu dan terhina.

Melansir Mirror, Rabu (10/7/2019), klinik kesuburan yang digugat adalah CHA Fertility yang berbasis di Los Angeles. AP dan YZ menghabiskan lebih dari £ 80 ribu atau setara Rp1,4 miliar untuk melakukan program bayi tabung di klinik tersebut. Biaya digunakan untuk obat-obatan, biaya laboratorium, perjalanan, dan biaya lainnya.

AP dan YZ berani melakukan program bayi tabung di klinik kesuburan tersebut karena klaim yang mengatakakan klinik telah berhasil memenuhi impian puluhan ribu calon orangtua di lebih dari 22 negara.

Dalam gugatan yang dimasukkan pada 1 Juli lalu, AP dan YZ mengatakan telah menderita kerugian fisik dan emosional serta menuduh klinik melakukan malpraktek medis, kelalaian, serta 14 tuduhan lainnya. Belum lagi hingga saat ini mereka masih tidak tahu apa yang terjadi pada dua embrio yang seharusnya dipindahkan ke rahim AP. Kendati demikian, pihak CHA Fertility tidak memberikan komentar apapun.

1
2
  • #bayi tertukar
  • #Program Bayi Tabung
  • #bayi tabung

Telah dipublish di lOkezone