5 Gangguan Tidur Ini Termasuk dalam Parasomnia Lho

Posted on

5 Gangguan Tidur Ini Termasuk dalam Parasomnia Lho

5 Gangguan Tidur Ini Termasuk dalam Parasomnia Lho pexels.com/Kha Ruxury

Istilah insomnia mungkin sudah tidak asing lagi di telingamu, dimana insomnia intinya adalah gangguan tidur dimana seseorang menjadi sulit untuk tidur. Lalu, apakah kamu pernah mendengar istilah parasomnia?  Parasomnia dan insomnia ini memang sama-sama merupakan gangguan tidur yang mungkin hampir pernah dialami semua orang. Jadi, apa itu parasomnia?

Dikutip dari sleepeducation.org, parasomnia ini adalah kumpulan atau sekelompok gangguan tidur yang menyebabkan pengalaman atau peristiwa yang tentunya tidak diinginkan dan biasanya nih terjadi saat seseorang baru saja tertidur, sudah tertidur ataupun saat ia sudah bangun dari tidurnya.

Parasomnia ini merujuk pada hal-hal abnormal yang tidak disadari kita lakukan dan alami entah itu emosi, gerakan, perilaku ataupun persepsi pada berbagai fase tidur tersebut. Lalu, apa saja ya gangguan tidur yang termasuk dalam parasomnia ini? Daripada penasaran, yuk simak penjelasan berikut di bawah ini.

1. Mimpi buruk

5 Gangguan Tidur Ini Termasuk dalam Parasomnia Lhopexels.com/Ivan Obolensky

Mimpi buruk pastinya pernah kamu alami bukan? Mimpi yang tidak kita inginkan ini membuat kita bangun dari tidur dan terkadang menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang yang mengalaminya. Dikutip dari psychologytoday.com, penyebab terjadinya mimpi buruk ini ternyata bermacam-macam lho seperti: 

  • Makan sebelum tidur
  • Saat seseorang mengalami stress ataupun kecemasan (sering jadi penyebab utama mimpi buruk ini)
  • Berasal dari efek samping dari obat-obatan
  • Trauma ataupun kejadian yang menyedihkan dapat memicu timbulnya mimpi buruk dalam tidur
  • Kesulitan bernafas saat tidur, seperti sleep apnea
  • Dan lain-lain

Jadi, untuk mengatasi mimpi buruk ini pertama-tama kamu bisa memperhatikan dahulu penyebab yang mungkin saja membuat kamu mengalami mimpi buruk ini. Setelah itu, barulah kamu bisa mencari solusi lain agar bisa menghindari mimpi buruk ini.

2. Tidur sambil berjalan

5 Gangguan Tidur Ini Termasuk dalam Parasomnia Lhopexels.com/Pixabay

Tidur sambil berjalan atau juga dikenal dengan sleepwalking ini merupakan gangguan tidur yang juga termasuk dalam parasomnia. Apa itu tidur sambil berjalan? Menurut sleepfoundation.org, tidur sambil berjalan ini adalah gangguan perilaku yang terjadi saat kita tidur dengan nyenyak dan dapat menyebabkan kita bisa berjalan ataupun melakukan perilaku yang kompleks lho.

Nah, karena pada dasarnya sudah dalam kondisi tidur yang dalam maka orang tersebut akan lebih susah untuk dibangunkan dan ia kemungkinan lupa atau tidak ingat apa yang dilakukanya saat sleepwalking. Kondisi tidur berjalan ini umumnya lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa.

Tidur sambil berjalan ini sebenarnya tidaklah berbahaya, akan tetapi bisa menjadi berbahaya bila orang tersebut yang tanpa sadar melakukan kegiatan yang dapat membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain. Jadi, tetap waspada ya!

3. Sleep paralysis atau lebih dikenal sebagai ‘ketindihan’

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

  • 10 Benda di Restoran dengan Bakteri Terbanyak, Jangan Lupa Cuci Tangan
  • 5 Hal untuk Mengurangi Stres, Sederhana Namun Kamu Membutuhkannya!
  • 7 Hal Mengejutkan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker, Yuk Dihindari!
5 Gangguan Tidur Ini Termasuk dalam Parasomnia Lhopexels.com/Craig Adderley

Sleep paralysis atau kelumpuhan tidur ini mungkin saja pernah kamu alami. Di Indonesia, kelumpuhan tidur ini lebih sering dikenal dengan sebutan ‘ketindihan’. Bahkan tak jarang, ‘ketindihan’ ini sering dikaitkan dengan adanya kehadiran makhluk halus ataupun hal-hal mistis. Jadi, apa penjelasan sleep paralysis atau ‘ketindihan’ ini secara medis?

Dikutip dari webmd.com, sleep paralysis ini adalah suatu perasaan dimana seseorang telah sadar namun tidak dapat menggerakkan tubuhnya alias kaku. Hal ini terjadi saat seseorang melalui tahap antara terjaga dan tidur. Selama transisi ini, kamu mungkin tidak dapat bergerak ataupun berbicara untuk beberapa detik atau bahkan beberapa menit. Beberapa orang juga mungkin merasa seperti ditekan dan tersedak.

‘Ketindihan’ ini bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti: kekurangan tidur, jadwal tidur yang sering berubah-ubah, stres dan lain sebagainya. Saat mengalami ‘ketindihan’ ini usahakan agar kamu tidak merasa panik dan tetap tenang ya agar tubuhmu bisa rileks dan tidak semakin kaku. Kamu bisa mencoba mengatasi ‘ketindihan’ ini dengan memperhatikan faktor-faktor yang mungkin jadi penyebabnya.

Baca Juga: 7 Gangguan Mental yang Bisa Dipicu Media Sosial, Batasi Penggunaannya

4. Mengigau

5 Gangguan Tidur Ini Termasuk dalam Parasomnia Lhopexels.com/Kha Ruxury

Mengigau atau dalam bahasa Inggris disebut sleep talking ini juga sudah familiar atau tidak asing di telinga kita. Menurut sleepfoundation.org, Somniloquy. (istilah medis dari mengigau) adalah gangguan tidur yang didefinisikan pada seseorang yang berbicara selama tidur tanpa disadarinya. Mengigau dapat melibatkan dialog ataupun berbicara sendiri yang rumit dan sulit dipahami atau omong kosong serta bergumam sendiri. Penyebabnya bisa karena demam, stres, kurang tidur dan lain sebagainya. Nah, mengingau sebenarnya tidaklah berbahaya namun bisa saja cukup menganggu orang yang disekitarnya.

5. Confusional arousal

5 Gangguan Tidur Ini Termasuk dalam Parasomnia Lhopexels.com/Craig Adderley

Pernah gak kamu merasa linglung dan bingung saat baru saja bangun dari tidur? Kamu seperti ‘lupa ingatan’ dimana kamu bingung sedang ada dimana, sudah pukul berapa dan lain sebagainya. Hal ini biasanya hanya berlangsung sebentar atau tidak lama walau mungkin berbeda-beda untuk setiap orang. Lalu, gangguan tidur apakah ini?

Gangguan tidur ini bernama confusional arousal. Dikutip dari laman stanfordhealthcare.org, confusional arousal ini adalah kondisi dimana seseorang yang bangun dari tidurnya namun perilaku mereka seperti tidak biasanya atau aneh. Jadi, orang tersebut bisa kebingungan, tidak responsif maupun berbicara secara lambat. Penyebabnya sih bisa karena kurang tidur, masalah kesehatan (misalnya demam), jadwal tidur yang tidak beraturan dan sebagainya. Confusional arousal ini dapat terjadi pada segala usia, walaupun pada umumnya nih lebih sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa.

Nah, itulah kelima gangguan tidur yang termasuk dalam parasomnia. Walau tidak begitu berbahaya namun tentu saja cukup menganggu. Bila kamu merasa tidak mampu mengatasinya, sebaiknya segera konsultasikan gangguan tidur yang kamu alami ini ke dokter atau ahli ya. Semoga bermanfaat!

Baca Juga: 10 Kebiasaan Ini Bisa Jadi Indikasi Gangguan Kesehatan Mental

Frederick Photo Community Writer Frederick

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Telah dipublish di lIDNTimes