5 Alasan Mi Rebus Warteg Lebih Enak dari Bikinan Sendiri

Posted on

5 Alasan Mi Rebus Warteg Lebih Enak dari Bikinan Sendiri

5 Alasan Mi Rebus Warteg Lebih Enak dari Bikinan Sendiri lendeaharris.com

Meski tak selalu benar, banyak orang yang beranggapan bahwa mie rebus buatan warteg rasanya jauh lebih enak dari mie rebus buatan sendiri di rumah. Padahal, mau direbus dengan teknik apapun, rasa mie instant rebus sejatinya akan selalu sama. Bahkan, ada yang menyebutkan bahwa rahasia kenikmatan mie rebus terletak pada air bekas rebusan mie instan yang sudah berwarna pekat meski sebenarnya hal tersebut tak baik untuk kesehatan.

Nah, berikut ini merupakan beberapa alasan logis mengapa mie instant rebus buatan warteg seolah-olah terkesan lebih enak dari mie buatan sendiri;

1. Bikin mie rebus seadanya di rumah

5 Alasan Mi Rebus Warteg Lebih Enak dari Bikinan SendiriPixabay.com/digitalphotolinds

Di rumah, kamu biasa merebus mie instant seadanya tanpa campuran apa-apa dengan cara memasak yang bisa jadi kurang matang atau kematangan. Yang ingin serba praktis malah hanya menyiram dengan air panas dan menunggunya selama beberapa menit sampai mie terendam dan lunak. Sementara di warteg, mie instant direbus dengan campuran telur, sawi, saus tomat, dan campuran pelengkap lain sehingga terkesan lezat dan lengkap. Jadi, dari hal tersebut di atas, kamu tentu faham kan mengapa mie rebus buatan warteg terasa lebih nikmat disantap?

2. Bisa saja yang bikin Mbak-mbak atau Mas-mas yang rupawan

5 Alasan Mi Rebus Warteg Lebih Enak dari Bikinan SendiriPixabay.com/JesseMcFly

Bisa benar bisa tidak, terkadang orang yang membuat sajian mie instant juga mempengaruhi nafsu makan seseorang saat makan di warteg. Kamu tentu bisa merasakan bagaimana perbedaan pelayan warteg yang jorok dan yang tidak, yang asal dan yang teliti, dan yang sedap dipandang atau tidak. Bisa jadi, nafsu makan kamu meningkat saat Mbak-mbak pelayannya memiliki paras rupawan meski hanya makan semangkuk mie instant rebus.

3. Di warteg banyak orang yang makan

5 Alasan Mi Rebus Warteg Lebih Enak dari Bikinan Sendirithehealthsite.com
Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

  • Resep dan Cara Membuat Siomay yang Enak, Bisa untuk buat Menu Takjil 
  • 7 Tempat Makan Khas Asia yang Ada di Oxford
  • 7 Kuliner Otentik Portugal yang Lezatnya Bikin Pengin Tambah Lagi 

Karena warteg merupakan tempatnya orang makan, maka biasanya kamu juga akan tergoda untuk makan di sana. Meski hanya dengan menu mie instant rebus, kamu tentu saja sangat menikmati rasanya yang terasa lebih enak dari biasanya. Percaya atau tidak, melihat orang makan dengan enak, bisa mempengaruhi fikiran untuk melakukan hal yang sama dengan objek yang dilihat.

Baca Juga: Mie Otentik Korea Favorit Baim Wong, Kini Nongshim Resmi Halal!

4. Jarang makan mie instant

5 Alasan Mi Rebus Warteg Lebih Enak dari Bikinan SendiriPixabay.com/imnow316

Karena jarang makan mie instant, biasanya orang akan merasa mie buatan warteg lebih enak dari makanan yang biasanya ia santap sehari-hari. Terbiasa mengonsumsi makanan fast-food di mall, mereka akan merasa terkejut saat menyeruput kuah mie instant yang dianggapnya luar biasa. Sesuatu yang jarang dicecap, memang biasanya akan memberikan efek kejut menyenangkan bagi pelakunya.

5. Tentu saja, kamu sedang lapar berat!

5 Alasan Mi Rebus Warteg Lebih Enak dari Bikinan SendiriPixabay.com/Philipp_Stegmann

Nah, ini nih yang mendasari seseorang memiliki pendapat mie instant rebus buatan warteg rasanya nikmat tak tertandingi. Sebenarnya bukan masalah mie instant atau tempatnya, namun karena memang kamu sedang benar-benar sedang lapar berat. Saat lapar, makanan paling sederhana apapun di dunia rasanya akan jauh lebih lezat meski dibandingkan dengan makanan di restoran mahal sekalipun.

Jadi, yakin nih gak mau bikin mie instant rebus sendiri di rumah buat sahur nanti? Jangan terkecoh ya?

Baca Juga: Resep Mie Goreng Abang-abang Gerobakan, Sederhana Tapi Lezat!

Iip Afifullah Photo Verified Writer Iip Afifullah

Someone

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Dari Publikasi IDNTimes