5 Faktor Penyebab Diastema, Kondisi Timbulnya Celah di Antara Gigi

Posted on

5 Faktor Penyebab Diastema, Kondisi Timbulnya Celah di Antara Gigi

5 Faktor Penyebab Diastema, Kondisi Timbulnya Celah di Antara Gigi thangamsdentalclinic.wordpress.com

Diastema merujuk pada celah atau kerenggangan yang terjadi di antara deretan gigi. Celah yang muncul bisa di bagian gigi mana saja, namun yang paling kentara terlihat, tentu pada dua gigi depan bagian atas. Bagi sebagian orang, kondisi ini bisa berakibat pada turunnya rasa percaya diri, karena saat tersenyum maka deretan gigi yang renggang akan terlihat

Diastema bisa dialami, baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. Mengapa diastema bisa terjadi? Berikut 5 faktor penyebabnya.

1. Ukuran gigi dan rahang yang tak sepadan

5 Faktor Penyebab Diastema, Kondisi Timbulnya Celah di Antara Gigismilefocus.com.sg

Gigi yang renggang bisa terjadi karena ukuran gigi yang terlalu kecil, sehingga tidak sepadan dengan ukuran tulang rahang. Alhasil, saat gigi tumbuh akan terbentuk celah di antara gigi. Dilansir dari Healthline, ukuran gigi dan tulang rahang seseorang bisa dipengaruhi oleh faktor genetis. Sehingga, jika ada salah generasi keluarga sebelum dirimu yang memiliki gigi renggang, maka kamu pun berpotensi untuk mengalaminya.

2. Infeksi pada gusi

5 Faktor Penyebab Diastema, Kondisi Timbulnya Celah di Antara Gigiabsolutedental.com

Infeksi yang terjadi pada gusi merupakan salah satu penyebab terjadinya gigi renggang. Peradangan yang menyerang gusi dan jaringan pada gigi bisa menyebabkan gigimu merenggang, bahkan kamu bisa kehilangan gigimu. Beberapa tanda yang muncul saat gusimu terinfeksi seperti gigi yang goyang, serta gusi yang membengkak hingga berdarah.

3. Kebiasaan mengisap ibu jari

5 Faktor Penyebab Diastema, Kondisi Timbulnya Celah di Antara Gigikidzsmiledentistry.com
Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editors’ picks

  • 8 Cara Mengobati dan Mencegah Infeksi Saluran Kencing, Mudah Dilakukan
  • 7 Kebiasaan Berbahaya untuk Tulang Belakang tapi Sering Dientengkan
  • 7 Penyebab Kamu Rentan Kena Flu, Hindari supaya Gak Sering Terserang

Anak-anak yang susah meninggalkan kebiasannya mengisap ibu jari, berisiko mengalami diastema. Hal ini disebabkan karena gerakan saat mengisap ibu jari, bisa menimbulkan celah pada dua gigi depan bagian atas. Posisi gigi pun menjadi lebih tertarik ke arah depan. Diastema juga bisa disebabkan karena penggunaan empeng serta dot, yang tak sesuai dengan anatomi mulut, gigi, dan rahang bayi.

Baca Juga: 5 Khasiat Unik Lengkuas, dari Kesehatan Kulit hingga Jantung

4. Terbiasa menekan gigi dengan menggunakan lidah, terutama saat makan

5 Faktor Penyebab Diastema, Kondisi Timbulnya Celah di Antara Gigijfk-binding.co.uk

Kamu tentu merasa aneh, jika tiba-tiba saja gigimu merenggang, padahal usiamu sudah memasuki masa dewasa. Diastema pada remaja dan dewasa, biasanya disebabkan karena kebiasaan menekan gigi, terutama gigi depan bagian atas, dengan menggunakan lidah. Mungkin kebiasaan tersebut refleks kamu lakukan, terutama saat sedang mengunyah makanan. Namun, jika dilakukan terus-menerus, maka bisa membentuk celah di antara dua gigimu.

5. Gusi yang tak tumbuh dengan normal

5 Faktor Penyebab Diastema, Kondisi Timbulnya Celah di Antara Gigilakeforestdentalarts.com

Pada beberapa orang, celah yang terdapat di antara dua gigi depan bagian atasnya terjadi karena daging gusi tumbuh melebihi ukuran normalnya. Pertumbuhan gusi yang berlebihan ini akan menjadi pembatas antara dua gigi tersebut, sehingga gigi pun menjadi renggang.

Diastema bukanlah sebuah kondisi yang harus kamu takuti, kecuali kalau penyebabnya adalah infeksi pada gusi. Jika kamu ingin memperbaikinya, kamu bisa memilih untuk menggunakan kawat gigi atau veneer gigi. Namun, jika kondisi ini sama sekali tak menjadi masalah untukmu, kamu takkan merasa malu untuk terus menebarkan senyum indahmu.

Baca Juga: Jaga Sejak Dini, Lakukan 5 Cara Ini untuk Memelihara Kesehatan Tulang!

ghafsari Photo Community Writer ghafsari

Thriller is not my cup of tea

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Telah dipublish di lIDNTimes