BPJS Kesehatan Bayar Hutang Rp11 Triliyun, Faskes Wajib Lakukan Ini

Posted on

BPJS Kesehatan Bayar Hutang Rp11 Triliyun, Faskes Wajib Lakukan Ini

https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 16 481 2044251 bpjs-kesehatan-bayar-hutang-rp11-triliyun-faskes-wajib-lakukan-ini-5pEpVuO8f0.jpg Ilustrasi faskes (Foto: Source)

ADA kabar gembira bagi rumah sakit dan faskes tingkat pertama yang mengklaim hutang BPJS Kesehatan. Dana sebesar Rp11 Triliyun digelontorkan pemerintah untuk pembayaran klaim tersebut.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga membayar Rp1,1 Triliyun dalam bentuk dana kapitasi kepada faskes tingkat pertama. Pembayaran tersebut bisa terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan.

BERITA TERKAIT +
  • Tagih Iuran, BPJS Kesehatan Gandeng Lembaga Perkreditan Desa
  • Optimalisasi Manajemen dan Strategi, BPJS Kesehatan Kerjasama dengan Lembaga Kesehatan dari Korea Selatan
  • Warga Tangsel Kini Bisa Berobat Gratis di Rumah Sakit Swasta

Adapun sistem pembayarannya disesuaikan dengan BPJS Kesehatan. Prosedurnya rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap akan langsung dibayar hutangnya. Pihak faskes tak perlu khawatir tetap menunggak hutangnya.

Baca Juga: Nasi di Rumah Cepat Basi dan Tidak Enak? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Deputi Direksi Bidang Treasury dan Investasi BPJS Kesehatan Fadlul Imansyah mengatakan, pembayaran ini diharapkan bisa memberikan likuiditas baik. Tentunya demi kepentingan pelayanan peserta JKN-KIS dengan baik.

“Isu yang berkembang BPJS menunggak, padahal tidak. Tapi harus diakui memang ada keterlambatan, tapi sekarang dibantu oleh pemerintah dengan memberikan pembayaran 3 bulan PBI di muka sebesar Rp11 Triliyun,” ucap Fadlul dalam press conference di Gedung BPJS Kesehatan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Sebenarnya, sambung Fadlul, mekanisme pembayaran di muka sudah berjalnan sejak 2015. Tapi pada bulan April 2019 dana yang digelontorkan paling besar. Apalagi ditambah dengan dana tunggakan dua bulan.

 

“Pada Februari sudah dilakukan pembayaran. Lalu pada April ada tambahan 2 bulan pembayaran oleh pemerintah untuk untuk faskes yang perlu dibantu,” tambah Fadlul.

Pembayaran kapitasi tersebut dilakukan oleh BPJS Kesehatan setiap tanggal 15. Ada kemungkinan juga pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya.

Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma’ruf menegaskan, setelah pembayaran hutang dilakukan, diharapkan faskes dan rumah sakit melakukan kewajiban sesuai regulasi.

“Kita lebih proaktif mengingatkan kalau rumah sakit punya kewajiban bayar kepada pihak lain yang dibayarkan,” tutur Iqbal.

Faskes dan rumah sakit juga berhak memberikan pelayanan pasien JKN-KIS tanpa diskriminasi. Dengan demikian diharapkan masyarakat semakin yakin bahwa program ini akan terus berlangsung.

Baca Juga: Kisah Duka Nurul, Meninggal Setelah Melahirkan Gara-Gara Preeklampsia

“Pasien yang datang ke rumah sakit menjadi lebih tenang dan tenaga kesehatan jadi merasa nyaman,” pungkas Iqbal.

(dno)

  • TAG :
  • Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
  • Aset BPJS
  • BPJS Kesehatan

Telah dipublish di lOkezone