Kenali Penyakit Polip Hidung, Penyebab, Gejala serta Cara Pengobatan yang Alami

Posted on

Kenali Penyakit Polip Hidung, Penyebab, Gejala serta Cara Pengobatan yang Alami
Penyakit polip

Liputan6.com, Jakarta Polip adalah pertumbuhan sel atau jaringan abnormal yang dapat tumbuh dimana saja. Kondisi ini memang hampir sama dengan tumor, namun pada kebanyakan kasus, penyakit polip bersifat jinak. Sehingga tidak membahayakan kesehatan atau nyawa penderitanya. Salah satu jenis penyakit polip yang banyak terjadi adalah jenis penyakit polip hidung.

Penyakit polip hidung atau disebut juga dengan polip sinus adalah pertumbuhan sel atau jaringan abnormal yang terjadi pada hidung atau sinus. Penyakit polip memiliki bentuk menyerupai buah anggur yang menggantung pada batangnya. Penyakit polip hidung berisi cairan inflamasi.

Baca Juga

  • 4 Penyakit Ini Bisa Dideteksi Lewat Suara, Apa Saja?
  • Macam Penyakit Paru-Paru, Dilengkapi Gejala yang Perlu Diketahui
  • Mengenal Penyakit Sinusitis, Penyebab dan Cara Penanganannya

Ukuran penyakit polip hidung beragam, mulai dari kecil, sedang sampai cukup besar. Saat ukuran penyakit polip masih terbilang kecil, umumnya tidak akan menunjukan gejala apapun. Namun yang pasti saat ukuran penyakit polip tersebut cukup besar, maka kondisi tersebut akan mengganggu anda saat bernapas. Hal ini karena hidung akan tersumbat, sehingga menyebabkan kesulitan bernapas.

Jika hidung kamu tersumbat, namun kamu sedang tidak dalam kondisi flu atau pilek dan kamu juga tidak memiliki alergi pada apapun maka wajib waspada. Biasanya pilek, flu dan alergi pada hewan merupakan penyebab utama hidung kamu tersumbat, tapi penyebabnya tak hanya itu. Bisa jadi itu adalah penyakit polip. Lebih lanjut, berikut Liputan6.com ulas mengenai penyakit polip, gejala, penyebab serta pengobatannya sebagaiman dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (20/3/2019).

2 dari 4 halaman

Jenis penyakit polip

1. Penyakit polip rahim

Polip rahim adalah suatu kondisi yang terjadi pada wanita. Penyakit ini terjadi karena adanya penebalan atau benjolan yang terjadi pada dinding dalam rahim akibat pertumbuhan jaringan yang abnormal. Sebagian polip rahim termasuk tumor jinak. Gejala polip rahim merupakan indikasi adanya ketidaknormalan terhadap kesehatan dinding rahim pada wanita yang sedang atau telah memasuki masa menopause.

2. Penyakit polip usus

Untuk polip usus sendiri merupakan tumbuhnya benjolan kecil yang ada pada usus besar. Sepintas masalah kesehatan ini terlihat tidak berbahaya. Namun perlu kita ketahui, jika masalah ini terus di biarkan tanpa melakukan penanganan khusus. Maka resiko terkena penyakit kanker usus besar pun akan mudah di alami. Tentu mendengar namanya saja sangat menakutkan sekali.

3. Penyakit polip hidung

Ini merupakan salah satu jenis penyakit yang paling banyak dialami oleh orang-orang. Polip hidung adalah benjolan lunak yang tumbuh pada jaringan mukosa hidung. Mukosa adalah salah satu bagian dari hidung berupa lapisan tipis dan basah yang berfungsi melindungi hidung dan melembapkan udara yang dihirup.Penyebab penyakit polip hidungPenyakit polip adalah pertumbuhan non-kanker yang terjadi pada hidung atau sinus yang tidak berbahaya. Meski penyakit polip bisa terjadi akibat mutasi gen, namun hingga saat ini penyebab utamanyanya masih belum diketahui dengan pasti. Diduga pertumbuhan penyakit polip terjadi dari inflamasi akibat alergi, infeksi, kondisi sistem kekebaln tubuh, atau akibat penyakit asma.

3 dari 4 halaman

Gejala penyakit polip hidung

1. Hidung berair

2. Rasa penuh pada hidung

3. Mendengkur

4. Nyeri pada gigi bagian atas

5. Postnasal drip

6. Hilangnya indera penciuman

7. Hilangnya indera pengecap

8. Gatal di sekitar mata

9. Rasa tekanan pada kening dan wajah

10. Nyeri pada wajah atau sakit kepala

4 dari 4 halaman

Cara pengoabatan penyakit polip hidung

1. Bawang putih

Cara menghilangkan penyakit polip hidung secara alami pertama adalah dengan menggunakan bawang putih. Kandungan yang terdapat pada bawang putih bersifat anti bakteri, anti inflamasi dan antioksidan. Dimana dengan sifat-sifat tersebut, mampu mengobati penyakit polip secara alami. Kamu hanya perlu mengkonsumsi bawang putih secara langsung. Meski memiliki aroma dan rasa yang tidak biasa, namun bawang putih sangat ampuh dalam mengobati penyakit polip.

2. Daun sirih

Selain dikenal sebagai mampu menghentikan pendarahan akibat mimisan, daun sirih juga dipercaya sebagai salah satu cara mengobati penyakit polip hidung secara alami. Caranya cukup mudah. Pertama, siapkan beberapa lembar daun cemara, daun sirih dan kunyit. Kemudian rebus semua bahan dengan air mendidih. Tunggu sekitar 8 sampai 10 menit. Jika sudah, buka tutup panci dan hirup uap air rebusan tersebut. Lakukan cara yang sama secara rutin agar penyakit polip cepat hilang.

3. Jeruk nipis dan jehe

Jeruk nipis kaya akan vitamin C, sedangkan jahe merupakan salah satu rempah yang sudah terbukti akan khasiatnya. Sehingga dengan perpaduan kedua bahan ini, akan sangat baik dalam mengobati penyakit polip hidung tanpa harus operasi. Pertama siapkan air perasan jeruk nipis, lalu campurkan dengan jahe yang telah dihaluskan. Kemudian aduk hingga tercampur rata. Untuk mempercepat proses penyembuhan, kamu bisa menambahkan daun sirih, cengkeh dan daun serai. Rebus semua bahan hingga air mendidih. Jika sudah angkat dan saring air rebusan, diamkan hingga air dingin. Minum air rebusan secara teratur, baik itu setalah bangun tidur dipagi hari maupun sebelum melakukan aktivitas harian.

4. Perbanyak makan buah yang mengandung vitamin C

Vitamin C mengandung senyawa vioflavonoid di dalamnya. Sehingga mampu mengatasi permasalahan yang terjadi di pembuluh darah dan bagian dalam jaringan rongga hidung. Beberapa buah yang bisa kamu coba adalah jeruk, belimbing, stawberry, nanas, mangga, kiwi, jambu biji dan pepaya.

5. Benalu teh dan kunyit

Cara mengobati penyakit polip hidung secara alami adalah dengan menggunakan benalu teh dan kunyit. Kamu hanya perlu merebus kedua bahan tersebut ke dalam air yang suah mendidih. Rebuslah selama 3 menit saja. Jika sudah angkat dan saring air rebusan. Minumlah air rebusan tersebut setidaknya 2 kali sehari.

 

Sumber Artikel Liputan 6