Ma'ruf Amin Bahas 1.000 HPK Cegah Stunting, Apa Dampaknya jika Tak Diterapkan?

Posted on

Ma'ruf Amin Bahas 1.000 HPK Cegah Stunting, Apa Dampaknya jika Tak Diterapkan?

https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 18 481 2031574 ma-ruf-amin-bahas-1-000-hpk-cegah-stunting-apa-dampaknya-jika-tak-diterapkan-v38XJxOdoU.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

Cawapres 01 Ma’ruf Amin dalam Debat Pilpres 2019 putaran ke-3 membahas tentang stunting. Dia juga menyebut pentingnya memberikan ASI kepada bayi dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Pada dasarnya, setiap ibu memang harus paham konsep memberikan gizi anak pada 1.000 HPK. Kuncinya adalah memberikan ASI eksklusif kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan.

BERITA TERKAIT +
  • Ma’ruf Amin Sebut Stunting Turun 7 % saat Debat Cawapres, Apa Kata Menteri Puan?
  • Stunting, Apa yang Utama?’ class=’ga_BeritaTerkait’>Gizi Hanya Pengaruhi 30% Stunting, Apa yang Utama?
  • Intervensi Stunting dari Pembatasan Pernikahan Dini, Ampuhkah?

Bahkan ada Peraturan Pemerintah (PP) No 42 tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dan meluncurkan “Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dalam rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan” (Gerakan 1000 HPK).

Spesialis Anak dr Damayanti Rusli S, SpAK, Phd menjelaskan, kemampuan otak dan kesehatan anak dibentuk mulai dari 1000 HPK, sejak bayi di dalam kandungan sampai dilahirkan. Pada 1000 HPK pembagiannya adalah 270 hari saat kehamilan, 365 pada tahun pertama bayi lahir, ditambah 365 pada tahun kedua.

“Dalam 1.000 hari emas tersebut banyak pertumbuhan penting yang terjadi pada bayi. Seperti pertumbuhan otak, kemampuan melihat, berbicara dan bahasa, motorik, berhitung, sampai pembentukan emosi,” ujarnya, baru-baru ini.

stunting

Kalau gagal menjaga asupan gizi di 1.000 HPK, sambung dr Damayanti, anak bisa kena stunting. Kalau stunting dampaknya bisa mengarah pada penyakit infeksi atau gangguan kesehatan mental.

‚ÄúSeorang anak stunting karena malnutrisi akan meningkatkan kematiannya, IQ rendah, bahkan saat dewasa penghasilannya kurang,” terang dr Damayanti.

Sebagai langkah intervensi, sambung dia, bayi wajib diberikan ASI ekskusif sesuai haknya. Adapun rentang ibu menyusui anaknya mulai dari 0-2 tahun.

Manfaat memberikan ASI eksklusif, sebut dr Damayanti, mampu menurunkan risiko kematian akibat pneumonia sebesar 15,1 kali dan risiko kematian akibat diare 10,5 kali.

“Malah jangan pernah berikan gizi yang lainnya sebelum usia 6 bulan, karena bisa merugikan kesehatan anak. Setelah anak 6 bulan anak diberikan menu makan yang benar, porsinya pas dan diolah dengan cara benar,” pungkasnya.

(hel)

  • TAG :
  • Debat Cawapres 2019
  • Kh Ma
  • Stunting

Telah dipublish di lOkezone