WHO Peringatkan Dunia untuk Siap Hadapi Wabah Influenza

Posted on

WHO Peringatkan Dunia untuk Siap Hadapi Wabah Influenza
Cara Sembuhkan Flu

Liputan6.com, Jakarta Ancaman penyakit influenza atau flu dianggap sangat berbahaya oleh Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO). Pada Senin, 11 Maret lalu, WHO merilis strategi untuk melawan pandemi yang mengancam dunia tersebut.

Global Influenza Strategy 2019-2030 dirilis untuk mencegah influenza musiman, mengendalikan penyebarannya dari hewan ke manusia, serta mempersiapkan pandemi yang akan datang. Hal tersebut karena ancaman tersebut akan selalu ada.

Baca Juga

  • hearWHO, Aplikasi Gratis WHO untuk Deteksi Dini Gangguan Pendengaran
  • Wanita yang Punya Pasangan Lebih Jarang Kena Flu
  • Hari Kanker Sedunia 2019, WHO Serukan Pentingnya Vaksin untuk Lawan Kanker Serviks

“Risiko yang sedang berlangsung adalah virus influenza baru yang ditularkan dari hewan ke manusia dan berpotensi menyebabkan pandemi yang nyata,” kata Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dikutip dari siaran pers di who.int pada Rabu (13/3/2019).

“Pertanyaannya bukan apakah kita akan mengalami pandemi lagi, tetapi kapan. Kita harus waspada dan bersiap. Biaya untuk wabah influenza akan lebih besar daripada harga pencegahannya,” ucap Tedros.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Dua Tujuan Mencegah Wabah Flu

WHO mendata, diperkirakan ada 1 miliar kasus flu di seluruh dunia setiap tahunnya. Diprediksi 290 hingga 650 ribu kejadian berujung pada kematian akibat masalah pernapasan. Adapun, dua tujuan yang akan dicapai dengan strategi ini adalah:

1. Membangun kapasitas negara yang lebih kuat untuk pengawasan dan respons penyakit, pencegahan dan kontrol, serta kesiapan. Untuk mencapai hal ini, diperlukan setiap negara dengan memiliki program influenza khusus yang berkontribusi terhadap kesiapan nasional dan global serta keamanan kesehatan.

2. Mengembangkan alat yang lebih baik untuk mencegah, mendeteksi, mengendalikan, dan mengobati influenza seperti vaksin, antivirus, dan perawatan yang lebih efektif, dengan tujuan menjadikannya bisa diakses oleh semua negara.

Tedros mengatakan, dengan adanya kemitraan bersama berbagai negara selama bertahun-tahun, dunia saat ini lebih siap untuk menghadapi wabah flu. Namun, saat ini masih dirasa kurang.

“Strategi ini bertujuan untuk membawa kita ke titik itu. Pada dasarnya, ini adalah tentang mempersiapkan sistem kesehatan untuk mengelola guncangan dan ini hanya terjadi ketika sistem kesehatan itu kuat dan sehat,” kata Tedros.

Untuk pencegahan flu sendiri, WHO merekomendasikan vaksinasi tahunan sebagai cara efektif untuk mencegah wabah. Imunisasi semacam ini sangat penting bagi mereka yang berisiko lebih tinggi terhadap komplikasi yang serius serta bagi para petugas kesehatan.

Sumber Artikel Liputan 6