Jangan Abaikan Masalah Keputihan, Ini Bahayanya

Posted on

Jangan Abaikan Masalah Keputihan, Ini Bahayanya

https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 13 481 2029497 jangan-abaikan-masalah-keputihan-ini-bahayanya-3lvF450zJ5.jpg Masalah keputihan yang tak boleh disepelekan (Foto: Sheknows)

SEBANYAK 75 persen perempuan Indonesia pernah mengalami keputihan. Sayangnya, jika hal ini tidak diatasi bisa menimbulkan efek buruk.

Banyak pemicu keputihan yang dialami kaum hawa. Umumnya, karena pengaruh iklim tropis dan cuaca panas di Indonesia.

BERITA TERKAIT +
  • Keputihan Bisa Disebabkan Oleh Hal-Hal Sepele Berikut Ini
  • Normalkah Anak Usia 10 Tahun Mengalami Keputihan? Begini Penjelasan Dokter
  • Ini 5 Pemicu Keputihan yang Harus Dihindari, Terbiasa Bersihkan Miss V dengan Sabun Mandi Wajib Diubah

Perempuan yang mengalami keputihan pasti rasanya kesal, tapi sebagian dari Anda ada yang mengabaikan. Sebaiknya jangan, karena ada dampak serius yang bisa Anda alami.

 BACA JUGA : Intip 5 Gaya Seksi Pinit Ngarmpring, Transgender Pertama yang Dicalonkan Jadi Perdana Menteri

Aesthetic Gynecologist dr Dinda Derdameisya, SpOG menjelaskan, perempuan yang mengalami keputihan, lalu diabaikan berisiko terkena infeksi saluran kemih (ISK). Itu karena pengaruh perempuan tidak menjaga higienitasnya Miss V.

“Pada saat keputihan, perempuan bisa kena infeksi saluran kemih. Itu karena struktur anatomi saluran kemih lebih pendek daripada laki-laki, sehingga kalau tidak terkontrol bisa terkontaminasi bakteri,” ujar dr Dinda ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

 

Meskipun diobati, sebut dr Dinda, 80 persen infeksi saluran kemih bisa kambuh. Maka itu, kaum perempuan selalu diingatkan untuk menjaga kebersihan organ intim di luar dan dalam.

Adapun penyebab keputihan, tambah dr Dinda, dipengaruhi dua faktor, yakni internal dan eksternal. Penyebab internal dipengaruhi karena perubahan hormonal pada perempuan, khususnya pada remaja putri.

“Mulai masa ABG, perempuan sudah mengalami gangguan hormonal jadi kena keputihan. Begitu juga saat hamil dan melahirkan, perubahan hormonal tak bisa dielakkan,” tutur dr Dinda.

Selain hormonal, lifestyle seorang perempuan juga memengaruhi kebersihan dan kesehatan organ intim. Misalnya, saat perempuan aktif olahraga lalu lupa atau malas ganti pakaian dalam, pasti Miss V lembap dan keluarkan bau menyengat.

 BACA JUGA : Mirip Rihanna, Wanita Ini Malah Kesulitan Dapat Pacar

“Perempuan kerja lembur duduk lama, sirkulasi udara tidak bagus, pengaruh lingkungan, cuaca panas juga bisa memicu keputihan,” tutup dr Dinda.

(dno)

  • TAG :
  • Miss V
  • Keputihan
  • merawat miss v

Telah dipublish di lOkezone