Rahasia Diet Karl Lagerfeld yang Bikin Bobotnya Susut 41 Kg dalam Setahun

Posted on

Rahasia Diet Karl Lagerfeld yang Bikin Bobotnya Susut 41 Kg dalam Setahun

https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 20 481 2020554 rahasia-diet-karl-lagerfeld-yang-bikin-bobotnya-susut-41-kg-dalam-setahun-ChYB7IgO3U.jpg Karl Lagerfeld (Foto: Thedenizen)

Karl Lagerfeld, salah satu perancang busana paling terkenal dari abad 20 hingga 21, dan seorang pria yang karirnya membentuk prototipe industri fashion modern, meninggal dunia pada Selasa, 19 Februari 2019. Almarhum dikabarkan tutup usia pada usia ke-85.

Semasa hidupnya, selain dikenal sebagai seorang perancang busana, pria asal Jerman ini juga pernah menulis beberapa buku. Salah satu bukunya yang cukup fenomenal yaitu buku berjudul “Diet” yang dirilis pada tahun 2004.

BERITA TERKAIT +
  • 2 Dampak Negatif Bila Salah Melakukan Jenis Diet
  • Ingin Berat Badan Ideal? Ikuti Langkah Diet Ini!
  • Hati-Hati, Kamu Bisa Kehilangan Nutrisi Ini saat Diet

Lagerfeld menulis buku ini ketika ia mengalami tantangan dengan berat badannya. Kemudian, ia meminta saran dari Dr. Jean Claude Houdret, seorang dokter yang berspesialisasi dalam bidang nutrisi untuk membantunya membuat serangkaian cara diet yang mampu membantu dirinya menurunkan berat badan hingga 92 pon (atau sekitar 41 kg), hanya dalam kurun waktu satu tahun.

karl

Buku ini dimulai dengan menguraikan berbagai penyebab psikologis dan perilaku obesitas. Kemudian dilanjut dengan memberikan saran tentang bagaimana mempersiapkan mental untuk diet dan mengembangkan kekuatan untuk melakukannya. Penasaran bagaimana caranya? Inilah cara diet menurut buku “Diet” karya Karl Lagerfeld seperti yang dilansir dari FreeDieting (20/2/2019).

Dasar-Dasar Diet Karl Lagerfeld (Spoonlight)

Prinsip dasar dari diet Karl Lagerfeld melibatkan tiga hal, yaitu:

– Membatasi asupan kalori dan lemak.

– Menghindari makanan olahan dan goreng.

– Meningkatkan asupan protein dan sayuran tanpa lemak.

Protein termasuk dalam setiap makanan untuk mengurangi risiko hilangnya massa otot yang tidak sehat, yang biasa terjadi saat diet. Lemak dibatasi sebanyak mungkin, dan karbohidrat diperoleh dari sayuran-sayuran yang dikonsumsi terutama pada fase awal diet.

Di dalam buku ini juga tertulis, “The Karl Lagerfeld Spoonlight Diet” yang melibatkan tiga fase utama yang menjadi cara diet Karl Lagerfeld, yaitu:

Fase Pertama: VLCD (Very Low Calorie Diet)

Fase satu melibatkan konsumsi hanya 800-900 kalori per hari dan fase ini disarankan untuk dilakukan hanya selama dua minggu. Diet diperbolehkan tiga kali sehari yang terdiri dari suplemen makanan protein dan sayuran. Tapi jangan buru-buru mencobanya, karena fase ini seharusnya hanya digunakan saat di bawah pengawasan medis.

Fase Kedua: Rendah Kalori

Pada fase dua, melibatkan konsumsi hanya 1.000-1200 kalori per hari, dan memungkinkan penggantian suplemen protein malam dengan pilihan protein tanpa lemak seperti dada ayam, ikan atau daging. Satu porsi yogurt atau keju rendah lemak juga diperbolehkan di akhir makan.

Fase Tiga: Kurangi Sifat Membatasi

Pada fase tiga, kalori yang diperbolehkan meningkat hingga 1.200-1.600 per hari, dan kalian diizinkan untuk menambahkan roti gandum untuk sarapan serta buah setelah makan malam.

Selain tiga fase tersebut, di dalam buku ini juga dituliskan beberapa makanan yang direkomendasikan untuk diet. Diet menurut buku ini mencakup mengganti makanan dengan suplemen protein yang dirancang oleh Dr. Houdret, untuk setidaknya dikonsumsi satu kali setiap hari. Protein tanpa lemak, produk susu rendah lemak, dan sayuran yang membentuk dasar diet selain suplemen protein juga direkomendasikan. Buah dan roti gandum pula diizinkan dalam jumlah terbatas pada tahap akhir saat diet.

Meskipun buku ini sangat populer apalagi untuk orang-orang yang memang mengalami masalah terkait berat badan mereka, seperti kebanyakan buku lainnya, ternyata buku ini juga menuai pro dan kontra. Ada yang pro dan beranggapan bahwa fase awal diet cenderung memberikan penurunan berat badan yang cepat, yang akan meningkatkan motivasi untuk tetap mengikuti program ini.

Namun, adapula yang kontra dan beranggapan bahwa fase awal dari diet ini yaitu mengkonsumsi kalori yang sangat rendah, akan membuat pelaku diet kemungkinan mengalami kelaparan dan perasaan lelah yang luar biasa. Jadi, sebaiknya ikutilah cara-cara diet yang sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan agar tidak menimbulkan efek yang merugikan nantinya!

(hel)

  • TAG :
  • tips diet
  • diet sehat
  • Desainer Dunia
  • Diet Karl Lagerfeld
  • Karl Lagerfeld

Telah dipublish di lOkezone