Baru dua bulan bekerja, pengacara tinggalkan Tesla

Posted on

Baru dua bulan bekerja, pengacara tinggalkan Tesla

Baru dua bulan bekerja, pengacara tinggalkan Tesla

Umum

Tesla akan kehilanagan Dane Butswinkas pegacara yang baru bekerja dua bula terakhir. (ANTARA News/Miifotos)
Jakarta (ANTARA News) – Tesla Inc mengatakan pada Rabu (20/2) waktu setempat bahwa penasihat umum Dane Butswinkas meninggalkan perusahaan padahal baru bekerja dua bulan di perusahaan.

Butswinkas, yang bergabung dengan Tesla pada Desember lalu telah melapor kepada Elon Musk, bahwa diriya akan kembali ke peran sebelumnya yaitu, sebagai penasihat luar perusahaan di firma hukum Williams & Connolly.

Tesla mengatakan kepada Reuters melalui email bahwa nantinya Wakil Presiden Departemen Hukum Tesla, Jonathan Chang, akan segera menggantikan Butswinkas, Sebelum bergabung dengan Tesla pada 2011, Chang adalah penasihat luarnya di firma hukum Latham & Watkins, dikutip dari Reuters, Kamis.

Tesla mempekerjakan Butswinkas sebagai penasihat luar tahun lalu untuk membantu menyelesaikan kasus dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS setelah Musk mengunggah cuitannya di Twitter bahwa ia telah mendapatkan dana untuk membuat Tesla jadi perusahaan privat sebesar  420 dolar Amerika Serikat (AS) per saham.

Musk kemudian menyelesaikan tuduhan dengan regulator A.S. dengan menyetujui untuk membayar denda 20 juta dolar AS dan akan melepas jabatannya di Tesla sebagai pimpinan selama tiga tahun kedepan.

Butswinkas adalah salah satu dari sederet eksekutif terkenal yang meninggalkan Tesla selama dua tahun terakhir, bahkan ketika pembuat mobil tengah berjuang untuk meningkatkan produksi sedan Model 3 yang dipandang penting untuk keuntungan jangka panjangnya.

Baca juga: Tesla beli perusahaan baterai Maxwell Technologies

Baca juga: Tesla dapat lampu hijau kirimkan Model 3 ke Eropa

Baca juga: Piaggio dan Aprilia kolaborasi bersaing di pasar India

Penerjemah: Chairul Rohman
Copyright © ANTARA 2019

  • Tags
  • tesla
  • kendaraan listrik
  • otomotif

Sumber ArtikelAntaranews